Para pejabat pengadilan mengatakan Eyad Qunaibi ditahan selama 15 hari di tahanan preventif setelah sepotong posting yang berjudul “Yordania menuju tepi jurang” pada halaman Facebook-nya. Potongan tulisan itu mengkritik hubungan Amman dengan Israel, serta hal yang mem-Barat-kan masyarakat Yordania.
Qunaibi juga berbicara menentang partisipasi Yordania pada solidaritas Charlie Hebdo bulan Maret di Paris, AFP melaporkan.
AFP juga melaporkan bahwa Qunaibi lahir di Kuwait, tetapi dia meraih gelar doktor di bidang farmakologi dari University of Houston, Amerika Serikat. (albawaba.com, 16/6/2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar