Beni menyebut aksi ini dilakukan untuk pengalihan isu agar rakyat Indonesia beralih perhatiannya dari kasus Freeport yang mencoba tidak patuh pada peraturan divestasi pertambangan. Beni mengatakan, kasus bom Sarinah semakin membuktikan ketidakmampuan Jokowi dalam memimpin dan menjaga kedaulatan bangsa, serta gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Jumat, 15 Januari 2016
Ketum DPP IMM Sebut Bom Sarinah Permainan Asing dan Elit untuk Alihkan Isu Freeport
Beni menyebut aksi ini dilakukan untuk pengalihan isu agar rakyat Indonesia beralih perhatiannya dari kasus Freeport yang mencoba tidak patuh pada peraturan divestasi pertambangan. Beni mengatakan, kasus bom Sarinah semakin membuktikan ketidakmampuan Jokowi dalam memimpin dan menjaga kedaulatan bangsa, serta gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat.
IMM Sebut AS Otak Bom Sarinah
Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh ORB International, seperti dilansir Infowars.com, 16 September 2015, mengungkap Lebih dari 80 persen rakyat Suriah yakin bahwa Amerika Serikat dan sekutunya berada di balik penciptaan kelompok “Daulah Islam” di Irak dan Suriah.
“Jika demikian adanya maka pernyataan Pemerintah yang membenarkan bahwa aksi ‘teroris’ di Sarinah ada keterlibatan ISIS, berarti kedaulatan negara sedang terancam, karena jika menggunakan akal sehat, berbekal statemen itu, berarti sesungguhnya Amerika sudah menguasai Jakarta,” kata Beni Pramula dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Jumat (15/1).
Beni Pramula: “Bom Sarinah, Agenda Setting untuk Tutupi Isu-isu Krusial”
Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mengatakan hal ini untuk merespon Bom Sarinah, Kamis (14/1) yang menurutnya ada hubungannya dengan teori tersebut.
Bertepatan “Deadline” Freeport, Bom Meledak di Jakarta
Dilanisr kantor berita Antara, ledakan pertama terdengar pukul 10.40 WIB, sedangkan ledakan kedua terdengar sekitar pukul 10.50 WIB, ledakan ketiga pukul 10.56 WIB, ledakan keempat pukul 11.58 WIB, ledakan kelima pukul 11.00 WIB, dan ledakan keenam pukul 11.03 WIB.
Ledakan keenam diduga bom yang terdengar sampai radius 2 km terdengar di Jakarta Pusat, dengan pusat ledakan di kawasan Sarinah, Jl Thamrin, Kamis sekitar pukul 11.03 WIB.
Hizbut Tahrir Indonesia Kecam Aksi Teror di Jakarta
“Pertama, mengecam ledakan dan serangan di Thamrin Jakarta tadi pagi itu sebagai kedzaliman yang luar biasa. syariat Islam jelas melarang siapa pun dengan motif apa pun membunuh dirinya sendiri dan juga membunuh orang lain tanpa hak, apalagi sampai menimbulkan korban dan ketakutan yang meluas,” ujarnya kepada mediaumat.com, Kamis (14/1).
Kedua, menolak pengaitan tindakan teror tersebut dengan Islam dan perjuangan untuk mewujudkan Islam secara kaffah. Harus diwaspadai monsterisasi terhadap Islam dan pejuangnya.
Langganan:
Komentar (Atom)