“Karena umat Islam yang ada di Papua tidak termasuk kelompok minoritas yang dibiayai Barat maka mereka pun diam,” ujarnya seperti dimuat Tabloid Media Umat Edisi 155: Tolikara, Gereja Hasut Separatisme Papua, Jum’at, 22 Syawal – 5 Dzulqaidah 1436 H 7 – 20 Agustus 2015.
Kamis, 20 Agustus 2015
Tak Ada Bayaran, Inilah Alasan Tolikara Di Abaikan Para Pejuang HAM
“Karena umat Islam yang ada di Papua tidak termasuk kelompok minoritas yang dibiayai Barat maka mereka pun diam,” ujarnya seperti dimuat Tabloid Media Umat Edisi 155: Tolikara, Gereja Hasut Separatisme Papua, Jum’at, 22 Syawal – 5 Dzulqaidah 1436 H 7 – 20 Agustus 2015.
Rabu, 19 Agustus 2015
15 Rahasia Blogger Profesional Menulis Konten Yang Berkualitas
Biarkan dalam artikel kali ini kami bisa memberitahu Anda beberapa tips untuk menghasilkan tulisan. Dan ini mungkin yang juga biasanya digunakan oleh blogger profesional dalam membuat tulisan yang efektif. Jadi, silahkan Anda simak 15 rahasia untuk meningkatkan kemampuan menulis Anda secara substansial:
Empat Amalan Yang Bisa Buang Kesedihan
Sedih merupakan bagian dari fitrah manusia. Tak satupun manusia bisa
lepas dari kepedihan, termasuk para Nabi dan Rasul. Semua hampir bisa
dipastikan pernah mengalami yang namanya lara.
Nabi Ya’kub sampai kehilangan penglihatan karena menahan amarah kepada
saudara Nabi Yusuf dan kepedihan karena kehilangan Nabi Yusuf
Alayhissalam. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi Wasallam pun tak sanggup
untuk tidak bermuram durja kala kehilangan istri dan paman tercintanya,
Abu Tholib.
Ternyata Karni Ilyas Lepas Tim Kepolisian untuk Tangkap Amrozi
JIKA saya sebut nama Karni Ilyas apa komentar anda? Suka, kagum,
mengecewakan, atau membuat kesal? Setiap orang pasti punya penilaiannya
sendiri. Tapi kehadiran Karni Ilyas dalam membawakan tema-tema yang
bersinggungan dengan isu keumatan banyak membuat umat Islam geram. Dari
mulai dinilai tidak adil “memberikan” mic kepada narsum muslim hingga
melontarkan pertanyaan-pertanyaan tendensius.Jika kita lihat media elektronik yang paling gemar dan terdepan dalam pemberitaan mengenai ‘terorisme’ maka dengan mudah pemirsa bisa tunjuk TvOne. Lihatlah berbagai liputan-liputan
Selasa, 18 Agustus 2015
Peran Laskar Hizbullah dan Sabilillah dalam Kemerdekaan RI yang Tersisihkan
Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa dilepaskan dari peran para pejuang muslim, atau lebih tepatnya kaum santri. Kurun 1943-1945 hampir semua pondok pesantren membentuk laskar-laskar, dan yang paling populer adalah Laskar Hizbullah dan Sabilillah.
Ustadz Muhammad Arifin Ilham : ‘Merdeka Hakiki adalah Tauhid pada Allah’
Beberapa tokoh dan ulama menghadiri Parade Tauhid Indonesia 2015 di Jakarta, pada hari Ahad (16/08/2015).
Ustadz Muhammad Arifin Ilham merupakan salah satu tokoh umat yang ikut berorasi dan melakukan pawai Parade Tauhid dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan itu.
Langganan:
Komentar (Atom)