Oleh: Andi Azikin
Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan Pasca Sarjana Universitas Pramita Indonesia (Unpri Tangerang)
Akhir-akhir ini begitu gencarnya pemberitaan dan pengopinian "Jokowi Presidenku". Bahkan beberapa pengamat politik mengatakan perang memang belum selesai, tetapi capres partai lain perlu ekstra luar biasa untuk mengalahkan opini Jokowi Presidenku. Padahal, Jokowi baru saja mengingkari janjinya ketika kampanye pemilu Gubernur DKI bahwa "Saya akan memimpin Jakarta 5 Tahun dan tidak menjadi kutu loncat Pilpres 2014" atau "Ga... mikir..., Ga... mikir, saya mau fokus urus Jakarta meski didukung rakyat, mau urus rusun, waduk Pluit dan semuanya."
Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan Pasca Sarjana Universitas Pramita Indonesia (Unpri Tangerang)
Akhir-akhir ini begitu gencarnya pemberitaan dan pengopinian "Jokowi Presidenku". Bahkan beberapa pengamat politik mengatakan perang memang belum selesai, tetapi capres partai lain perlu ekstra luar biasa untuk mengalahkan opini Jokowi Presidenku. Padahal, Jokowi baru saja mengingkari janjinya ketika kampanye pemilu Gubernur DKI bahwa "Saya akan memimpin Jakarta 5 Tahun dan tidak menjadi kutu loncat Pilpres 2014" atau "Ga... mikir..., Ga... mikir, saya mau fokus urus Jakarta meski didukung rakyat, mau urus rusun, waduk Pluit dan semuanya."
Dalam
beberapa tulisan saya yang lalu di tabloid ini saya menekankan
berulangkali bahwa kebangkitan adalah pondasi utama keyakinan Kristen.
Pondasi keimanan Kristen adalah terletak pada ‘Kematian Yesus’ di kayu
salib. Tanpa ‘Kematian’ maka tidak akan terjadi ‘Kebangkitan’ , dan
tanpa ‘Kebangkitan’ maka Yesus bukan tuhan, alias tidak akan ada
Kekristenan.